Aspirasi Rakyat dan Terpercaya

Era Baru Keantariksaan Nasional , Indonesia Bangun Observartorium Terbesar Se- Asia Tenggara

Kupang (05/07/2018 ) Satubanten.com – Indonesia memasuki Era baru keantariksaan. Hal ini ditandai dengan dibangunnya  fasilitas Observatorium  yang berlokasi di Lereng Gunung Timau, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) .

Observatorium yang rencannya akan  diresmikan  oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan tinggi , Prof  Mohammad Nasir , pada tanggal 9 Juli 2018,  akan di beri nama  Observatorium  Timau ini Sekaligus mencanangkan lokasi tersebut sebagai situs Observatorium Nasional dan Taman Nasional Langit Gelap terbesar di Asia Tenggara.

Untuk mendukung program observatorium nasional, Kepala LAPAN Thomas Djamaluddin Pada saat yang sama akan meresmikan Kantor Pusat Operasional Observatorium Nasional Timau dan Pusat Sains, di Tilong, Kupang, NTT. Selain sebagai pusat operasional, fasilitas tersebut sekaligus sebagai pusat edukasi keantariksaan bagi masyarakat di wilayah NTT.

“Diharapkan, Situs Observatorium serta Kantor Pusat Operasional Observatorium Nasional Timau dan Pusat Sains akan mendorong kemajuan sains dan teknologi keantariksaan Indonesia,” Ujar Thomas.

“Selain itu, juga meningkatkan partisipasi Indonesia Timur dalam bidang keantariksaan sekaligus membuka peluang pariwisata tematik.” Sambungnya

Pada acara pencanangan Situs Observatorium Nasional Timau dan Kawasan Taman Nasional Langit Gelap, juga dilaksanakan acara adat penyerahan lokasi situs secara simbolis dari masyarakat adat kepada pemerintah Republik Indonesia. Hal ini sebagai wujud dukungan masyarakat kepada rencana pembangunan tersebut.

Observatorium  Nasional yang merupakan  kerjasama anatara LAPAN dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) , Universitas Nusa Cendana (Undana), dan Pemeritah Kabupaten Kupang ini, akan dilengkapi dengan teleskop optik berdiameter 3,8 meter, yang merupakan  fasilitas modern keantariksaan di wilayah Indonesia Timur.

Acara pencanangan fasilitas tersebut  akan dihadiri oleh sekitar 1000 orang dari wilayah sekitar lokasi situs dan 300 undangan. Dan  diakhiri dengan star party (pengamatan bintang) untuk memberi gambaran pada masyarakat tentang keindahan antariksa yang akan dapat dinikmati pada lokasi tersebut. (SBS02)

You might also like
Comments
Loading...