Aspirasi Rakyat dan Terpercaya

Kini Bayar Zakat Bisa Menggunakan Bitcoin

67

(25/06/2018) SatuBanten.com – Semakin berkembangnya teknologi dan ilmu pengetahuan melahirkan berbagai macam inovasi untuk mengakomodir keperluan masyarakat, tak terkecuali dalam sistem pembayaran zakat.

Di Inggris, sebuah masjid bernama Masjid Ramadan di London, Inggris menerima pembayaran zakat dengan Bitcoin, salah satu cryptocurrency atau mata uang digital. Masjid dengan nama lain Masjid Shacklewell Lane ini juga menerima cryptocurrency lainnya seperti Ethereum dan Ripple. Inovasi ini menjadikannya sebagai masjid pertama di dunia yang menerima zakat dan sedekah dalam bentuk cryptocurrency.

Dilansir dari The Independent, salah seorang pengurus masjid tersebut yakni Erkin Guney (51) menjelaskan bahwa masjid tersebut siap menerima donasi dalam bentuk cryptocurrency untuk membayar sedekah, zakat dan sumbangan pembangunan masjid. Tak hanya itu, uang tersebut nantinya akan digunakan untuk membantu keluarga Muslim yang kesulitan dalam biaya pemakaman dan memberi makan serta menawarkan perlindungan bagi mereka yang membutuhkan di komunitas setempat.

“Kami telah menciptakan platform baru bagi Muslim yang lebih sejahtera di luar komunitas kami untuk mendukung dan berdonasi ke mesjid kami,” tutur Guney.
Para penyumbang bisa menyumbang di situs web masjid dengan menggunakan kode QR. Setelah itu donasi akan di transfer ke dompet mata uang kripto di bank, sebelum ditukar dengan mata uang poundsterling dalam 30 menit.

Layanan zakat bitcoin pertama ini diluncurkan tanggal 17 Mei 2018 lalu dan sampai seminggu sebelum Idul Fitri sudah sembilan orang yang memberikan zakat dalam bentuk bitcoin senilai £2.000 atau hampir Rp40 juta.

Sebelumnya inovasi ini sempat menimbulkan kekhawatiran tentang halal tidaknya cryptocurrency untuk membayar zakat maupun sedekah, namun Guney menyebutkan bahwasannya uang digital tersebut halal. “Mereka membicarakan apakah ini halal atau dan haram, kami pandang seharusnya halal. Ini uang baru. Kita harus berpikir ke depan. Dan jika ini tersedia. Dan jika saudara muslim dan muslimah kita bekerja dengan mata uang ini, maka mereka harus legitimasi uang dan keuntungan penghasilan mereka.” Ucap Guney.

Zayd al-Khair, selaku penasehat agama di masjid tersebut juga mengatakan, jika para ulama Islam telah berbicara dan mendukung penggunaan mata uang kripto tersebut. (SBS/022)

Comments
Loading...